Kamis, 12 Maret 2020

Cara Memilih Angel Investor yang Tepat Agar Menguntungkan Bisnis Mu


Saat ini banyak orang yang memilih untuk mulai merintis usahanya sendiri. Dan masa ketika sebuah bisnis baru saja didirikan merupakan tahap dimana hal-hal paling menantang dimulai karena para pelaku usaha harus terus melakukan berbagai pengembangan terhadap bisnis yang dirintisnya. Bisnis yang baru dirintis tentu saja membutuhkan usaha yang keras hingga namanya mampu dikenali oleh banyak orang. Oleh sebab itu tak sedikit dari pebisnis mulai mencari pendanaan yang berasal dari investor untuk menunjang proses pengembangan bisnis yang dilakukannya.

Para pebisnis yang baru terjun di dalam dunia bisnis biasa sulit untuk mendapatkan pinjaman modal dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Lantas bagaimana cara mendapatkan pendanaan untuk modal usaha? Cara alternatifnya adalah dengan mengandalkan dana yang berasal dari angel investor. Angel investor sendiri merupakan seseorang atau pihak yang berasal dari kalangan pribadi yang memiliki kekayaan yang cukup untuk melakukan investasi kepada suatu bisnis tertentu termasuk juga untuk memilihnya. Berikut ini adalah cara memilih angel investor yang wajib anda ketahui.

Cara Memilih Angel Investor yang Tepat Agar Menguntungkan Bisnis Mu

1. Sesuaikan angel investor dengan jenis usaha
Carilah angel investor yang sesuai dengan usaha yang dijalankan. Contohnya seperti usaha yang anda jalankan adalah startup di bidang teknologi, maka anda harus mencari angel investor yang juga pernah melakukan investasi di sebuah perusahaan di bidang yang sama. Tentu saja hal ini akan sangat membantu anda dalam mencari pendanaan.

2. Perhatikan preferensi yang dimiliki oleh investor
Dalam melakukan investasi online, para investor pun tentu memiliki seleranya masing-masing. Investor yang berada di bidang agnostic biasanya tidak akan mematok suatu hal dalam hal berinvestasi. Akan tetapi ada juga investor yang hanya mengincar sektor tertentu saja. Oleh sebab itu sebagai pebisnis pemula anda dianjurkan untuk memperhatikan preferensi yang dimiliki oleh angel investor terlebih dahulu sebelum mengajukan pendanaan.

3. Membangun hubungan baik
Sekalipun anda menemukan seorang investor yang tidak mau memberikan investasi kepada bisnis yang anda jalankan, anda juga harus menjalin hubungan yang baik dengan calon investor tersebut. Pasalnya ketika ada kesempatan lain yang datang, bisa jadi hubungan pertemanan tersebut dapat menjadi peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh anda dan mendapatkan pendanaan dengan mudah. Hal ini harus diperhatikan dengan benar. Jangan sampai menampilkan kesan buruk ketika seorang angel investor belum mau menginvestasikan uangnya kepada bisnis yang anda jalankan karena hal tersebut dapat berdampak juga pada usaha yang anda rintis.

Setelah anda mengetahui bagaimana teori memilih angel investor yang tepat, maka sekarang anda hanya perlu mencoba melakukan praktiknya sendiri. Pasalnya teori yang tidak dibarengi dengan praktik secara langsung tidak akan menghasilkan apapun. Jangan lupa selalu merasa percaya diri dan optimis untuk mendapatkan investor yang tepat.